Lebih dari 40 Calon Kader Tapak Suci Pimda 058 Sragen Mengikuti Pembukaan LKPTS Angkatan 2026/2027
SRAGEN – Pimpinan Daerah Tapak Suci Putera Muhammadiyah 058 Sragen resmi membuka kegiatan Latihan Kader Pimpinan Tapak Suci (LKPTS) Angkatan 2026/2027 di Padepokan Tapak Suci Pimda 058 Sragen, Ahad (4/10/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini diikuti lebih dari 40 calon kader yang dipersiapkan untuk menjadi generasi penerus kepemimpinan Tapak Suci di Kabupaten Sragen.
Pembukaan LKPTS menjadi langkah penting dalam proses kaderisasi di lingkungan Tapak Suci Putera Muhammadiyah. Melalui program ini, para peserta diharapkan dapat mengembangkan kemampuan, memperluas wawasan keorganisasian, serta mempersiapkan diri untuk mengemban tanggung jawab kepemimpinan di masa mendatang.
Latihan Kader Pimpinan Tapak Suci merupakan program pengkaderan yang dirancang untuk membentuk generasi baru calon-calon pimpinan yang mampu melanjutkan perjuangan dan mengembangkan Perguruan Tapak Suci Putera Muhammadiyah, khususnya di Kabupaten Sragen.
Program LKPTS Angkatan 2026/2027 akan berlangsung selama enam bulan, dengan empat kali pertemuan tatap muka setiap bulan. Dengan pola latihan yang dilaksanakan secara rutin tersebut, para peserta diharapkan dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara konsisten sehingga memperoleh bekal yang memadai untuk menjalankan peran sebagai kader pimpinan.
Kahar Abdurrahman, P.Ma., selaku penanggung jawab pengkaderan, menyampaikan bahwa lebih dari 40 calon kader yang hadir dalam pembukaan tersebut baru merupakan sebagian dari keseluruhan peserta yang mengikuti program LKPTS.
Menurutnya, sebagian calon kader lainnya berasal dari pondok pesantren yang berada di lingkungan Kabupaten Sragen. Para calon kader dari pondok pesantren tersebut melaksanakan latihan secara terpisah di masing-masing pondok.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa proses pengkaderan Tapak Suci di Kabupaten Sragen juga menjangkau lingkungan pondok pesantren. Pelaksanaan latihan di masing-masing pondok menjadi bagian dari upaya pembinaan calon kader yang disesuaikan dengan lingkungan tempat mereka menempuh pendidikan dan menjalani aktivitas sehari-hari.
Melalui LKPTS, para peserta tidak hanya dipersiapkan untuk meningkatkan kemampuan dalam bidang pencak silat, tetapi juga diharapkan memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai organisasi, tanggung jawab kader, serta pentingnya menjaga keberlangsungan perguruan.
Kader pimpinan memiliki peran strategis dalam menjaga kesinambungan organisasi. Oleh karena itu, proses pengkaderan menjadi salah satu unsur penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu menjalankan roda organisasi, membina anggota, dan mengembangkan Tapak Suci di berbagai wilayah.
Pelaksanaan LKPTS Angkatan 2026/2027 diharapkan menjadi awal dari proses pembentukan kader-kader yang memiliki komitmen, kedisiplinan, kemampuan, dan semangat pengabdian. Dengan pembinaan yang berlangsung secara terstruktur selama enam bulan, para peserta diharapkan mampu mengembangkan potensi diri sekaligus mempersiapkan diri untuk mengambil peran lebih besar dalam organisasi.
Melalui kegiatan ini, Pimda 058 Sragen berupaya menyiapkan generasi penerus yang dapat melanjutkan perjuangan para pendahulu, menjaga eksistensi Tapak Suci Putera Muhammadiyah, serta turut memajukan perguruan dan persyarikatan Muhammadiyah di Kabupaten Sragen.