Eratkan Ukhuwah, Puluhan Kader dan Pendekar Tapak Suci Sragen Gelar Sarasehan di Ketro
SRAGEN – Puluhan kader dan pendekar Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kabupaten Sragen mengikuti kegiatan silaturahmi, latihan bersama, dan sarasehan yang digelar di Padepokan Tapak Suci Ketro, Kompleks LPQ Al Munawar, Tanon, Ahad (13/9/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut merupakan putaran kedua dari rangkaian latihan dan silaturahmi antarkader Tapak Suci di Kabupaten Sragen. Pada putaran kali ini, kegiatan diikuti kader dari wilayah Sumberlawang, Tanon, Mondokan, Sukodono, dan Gesi.
Suasana kebersamaan terlihat sejak kegiatan dimulai. Para kader dari berbagai wilayah berkumpul tidak hanya untuk melaksanakan latihan bersama, tetapi juga mempererat hubungan persaudaraan serta saling berbagi pengalaman dan pengetahuan tentang keilmuan Tapak Suci.
Ketua Pimpinan Daerah Tapak Suci Putera Muhammadiyah 058 Sragen, Agus Suprapto, Pendekar Kepala, hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut. Ia juga memberikan pengarahan kepada para kader dan pendekar yang hadir.
Latihan bersama ini menjadi salah satu upaya Pimpinan Daerah Tapak Suci 058 Sragen untuk memperkuat ukhuwah di antara kader yang tersebar di berbagai wilayah. Selain menjaga hubungan silaturahmi, kegiatan tersebut diharapkan mampu menambah khazanah keilmuan dan memperluas wawasan para kader melalui pertemuan dan latihan bersama.
Usai pelaksanaan latihan, kegiatan dilanjutkan dengan sarasehan. Dalam suasana kekeluargaan, para peserta saling berbagi informasi, pengalaman, serta motivasi terkait perjalanan dan perkembangan Tapak Suci di Kabupaten Sragen.
Salah satu pendekar yang turut hadir, Suyanto, memberikan motivasi kepada para kader dengan menceritakan perjuangan dirinya bersama sejumlah kader Tapak Suci pada era 2000-an. Pada masa tersebut, para kader berupaya keras membangun pembinaan dan meningkatkan prestasi Tapak Suci Sragen dalam berbagai kejuaraan.
Perjuangan yang dilakukan secara bertahap tersebut akhirnya memberikan hasil. Menurut Suyanto, kondisi Tapak Suci Sragen saat ini tidak terlepas dari kerja keras para kader yang sejak dahulu terus membangun pembinaan dan mengejar prestasi.
Saat ini Tapak Suci Sragen telah mampu menempatkan diri sebagai salah satu perguruan yang memiliki posisi penting dalam berbagai kejuaraan pencak silat. Capaian tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi generasi kader sekarang untuk tidak cepat merasa puas dan terus meningkatkan kemampuan.
Pengalaman para kader senior juga menjadi pengingat bahwa prestasi yang diraih hari ini melalui proses panjang, latihan yang konsisten, kebersamaan, serta semangat untuk terus berkembang.
Melalui kegiatan sarasehan tersebut, nilai-nilai perjuangan para pendahulu diharapkan dapat diteruskan kepada generasi berikutnya. Para kader tidak hanya dituntut memiliki kemampuan dalam pencak silat, tetapi juga memiliki semangat berorganisasi, menjaga persaudaraan, serta memiliki kemauan untuk terus belajar.
Kegiatan di Ketro merupakan kelanjutan dari latihan bersama yang sebelumnya dilaksanakan untuk wilayah lain di Kabupaten Sragen. Pertemuan antarkader melalui kegiatan serupa menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi sekaligus membangun kebersamaan di lingkungan Tapak Suci Putera Muhammadiyah.
Dengan semakin eratnya ukhuwah antarkader dan pendekar, Tapak Suci Kabupaten Sragen diharapkan dapat terus berkembang, meningkatkan kualitas pembinaan, mempertahankan prestasi, serta melahirkan kader-kader yang mampu meneruskan perjuangan perguruan di masa yang akan datang.